Jumat, 10 Oktober 2025

Pembuatan Talud Program TMMD Reguler 126 Bandardawung

KARANGANYAR — Anggota Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler 126 tahun 2025 ini. Tampak terlihat dalam banyaknya warga yang terlibat dalam pembuatan talud jalan di lokasi TMMD desa Bandardawung, Kamis 09 Oktober 2025.

Dengan diratakannya tanah sebelum pengecoran jalan dilaksanakan pembuatan talud, agar nanti pada saat pengecoran mendapatkan hasil yang maksimal.

Anggota Koramil jajaran Kodim 0727/Karanganyar dalam kegiatan TMMD Reguler 126 Bandardawung hari ini, masih melanjutkan pembuatan talud jalan di kanan kiri jalan yang nantinya akan di cor.

Hal ini tidak menyurutkan hati masyarakat desa Bandardawung dalam bekerja bersama TNI membangun kampungnya.

Dalam kegiatan pembuatan talud jalan kali ini TNI dan masyarakat bergotong royong membuat talud jalan dan merapikan pinggir jalan, agar nantinya dalam pengecoran lebih cepat dan kuat. Sehingga jalan yang di perkeras nanti bisa tahan lama dan tidak mudah rusak tergerus air,"terang Babinsa Bandardawung Kopka Kartiko.(Sw-Kra27)

Bahu Membahu Mengangkat Bahan Material Pembangunan Jalan Desa Bandardawung

KARANGANYAR — Anggota Tim Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) reguler ke – 126 Kodim 0727/Karanganyar bahu membahu mengangkat bahan material pembangunan jalan di desa Bandardawung kecamatan Tawangmangu, Kamis (09/10/2025). 

Dansatgas TMMD Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla mengapresiasi kinerja dan semangat Tim Satgas. dalam rangka mempercepat pembangunan sasaran fisik. Menurutnya, gotong royong akan mempercepat penyelesaian tugas.

"Pekerjaan seberat apapun apabila dilakukan secara bersama – sama akan menjadi lebih ringan. Layaknya yang dilakukan oleh Tim Satgas pada saat mengangkat semen ke tempat sasaran pembangunan jalan,"katanya.

Diketahui, terlihat semangat kekompakan Tim Satgas mengangkat semen yang rencananya akan digunakan penahan paving jalan. Tim Satgas saat ini tengah mengejar pencapaian hasil sasaran fisik.

Dalam hal ini juga, Dansatgas sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi dari masyarakat setempat untuk ikut andil bekerjasama selama pelaksanaan TMMD Reguler 126 Bandardawung.(Sw-Kra27)

Antusias Masyarakat Bandardawung Dalam Mendukung TMMD Reguler 126

KARANGANYAR — Program TNI Manunggal Membangun Desa TMMD Reguler 126 Kodim Karanganyar yang dilaksanakan di desa Bandardawung disambut antusias pihak masyarakat setempat, Kamis 09 Oktober 2025.

Dalam kegiatan TMMD Reg 126 Kodim Karanganyar tersebut, baik pihak kepolisian, Muspika, dan warga masyarakat turut berbaur dan berperan serta dalam setiap program yang dilaksanakan Satgas TMMD Reg 126 Kodim Karanganyar. Baik dalam program fisik ataupun non fisik semua turut ambil peran, sehingga terciptanya sinergitas antar Satgas TMMD Reg 126 Kodim Karanganyar dan masyarakat terjalin baik.

Menurut tokoh masyarakat Sutarno mengatakan, bahwa dengan adanya satgas TMMD Reg 126 Kodim Karanganyar di daerah kami sangat membantu, apalagi dalam pembangunan di daerah kami sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,"Ucapnya.

Selain dalam pembangunan fisik juga dalam non fisik baik dari segi kebangsaan, kesehatan ataupun yang lainnya kami sangat mengapresiasi terhadap Satgas TMMD Reg 126 Kodim Karanganyar ini. Apalagi anak – anak kecil lebih mengenal dan mau bermain ataupun belajar bersama bapak bapak TNI disini,"Tuturnya.

"Intinya kami merasa senang, apalagi disaat istirahat dalam kegiatan bapak bapak dari TNI bersenda gurau dengan kami warga masyarakat, sehingga sinergitas kami lebih terjalin dengan baik,"Ujarnya.(Sw-Kra27)

Serahkan Peralatan TMMD, Resmi TMMD Reguler 126 Dibuka

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di lapangan desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Personil Satgas TMMD Reg 126 Masih Tampak Bergelut Dengan Material

KARANGANYAR — Pasca dibuka TMMD reguler 126 Kodim 0727/Karanganyar tanggal 08 Oktober 2025 yang bertempat di lapangan Bandardawung, desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, kabupaten Karanganyar, personil satgas TMMD Reg 126 masih tampak bergelut dengan material menyelesaikan program tersebut.

Terlihat, personil yang tergabung dalam satgas TMMD Reg 126 Kodim Karanganyar masih bergelut dengan material di lokasi pembukaan jalan baru maupun rehab.

Danki Satgas TMMD Reg 126 Kodim Karanganyar Kapten Inf Deswanto selaku koordinator lapangan mengungkapkan, selaku pelaksana pihaknya akan terus bekerja hingga target pekerjaannya dapat tercapai sesuai waktu yang ditentukan.

"Kita akan melakukan semaksimal mungkin hingga dalam waktu satu bulan ini. Diharapkan semua kegiatan baik itu, sasaran fisik maupun non fisik dapat tercapai dengan baik, sehingga dapat bermanfaat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," ungkapnya.(Sw-Kra27)

Satgas TMMD Reguler 126 Masih Dalam Pembangunan Talud

KARANGANYAR — Memasuki hari ke tiga pasca dibuka TMMD Reguler 126 Kodim 0727/Karanganyar yang bertempat di desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, kabupaten Karanganyar personil satgas TMMD Reg 126 masih tampak bergelut dengan material menyelesaikan program tersebut.

Terlihat, personil yang tergabung dalam satgas TMMD Reguler 126 Kodim Karanganyar masih bergelut dengan material di lokasi pembukaan jalan baru maupun rehab.

Danki Satgas TMMD Reguler 126 Kodim Karanganyar Kapten Inf Deswanto selaku koordinator lapangan mengungkapkan, selaku pelaksanaan pihak akan terus bekerja hingga target pekerjaannya dapat tercapai sesuai waktu yang ditentukan.

"Kita akan melakukan semaksimal mungkin hingga dalam waktu satu bulan ini. Diharapkan semua kegiatan baik itu sasaran fisik maupun non fisik dapat tercapai dengan baik, sehingga dapat bermanfaat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,"ungkapnya.(Sw-Kra27)

Penyerahan Naskah TMMD Reguler 126 Desa Bandardawung

KARANGANYAR — TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu 08 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.m

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Kamis, 09 Oktober 2025

Satgas TMMD Reguler 126 Ratakan Jalan Sebelum Pengecoran

KARANGANYAR — Warga desa Bandardawung Kecamatan Tawangmangu bersama anggota TNI tampak antusias dalam kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler 126 tahun 2025 ini. Antusiasme warga tampak terlihat dalam banyaknya warga yang terlibat dalam pemerataan tanah jalan di lokasi TMMD desa Bandardawung, Kamis 09 Oktober 2025.

Dengan diratakannya tanah sebelum pengecoran jalan, agar nanti pada saat pengecoran mendapatkan hasil yang maksimal.

Anggota Koramil jajaran Kodim 0727/Karanganyar dalam kegiatan TMMD hari ini, masih melanjutkan meratakan jalan di kanan kiri jalan yang nantinya akan di cor.

Sebagian mengangkut tanah, sebagian meratakan tanah yang akan di cor. Hal ini tidak menyurutkan hati masyarakat desa Bandardawung dalam bekerja bersama TNI membangun kampungnya.

Dalam kegiatan pengecoran jalan kali ini TNI dan masyarakat bergotong royong meratakan badan jalan dan merapikan pinggir jalan, agar nantinya dalam pengecoran lebih cepat dan kuat. Sehingga jalan yang di perkeras nanti bisa tahan lama dan tidak mudah rusak tergerus air,"terang Babinsa Bandardawung Kopka Kartiko.(Pen27)

Peletakan Batu Pengecoran Jalan TMMD Reg 126

KARANGANYAR — TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu 08 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Apel Pengecekan Persiapan Satgas TMMD Reguler 126

KARANGANYAR — Pelaksanaan apel pagi wajib dilakukan setiap hari oleh anggota satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa TMMD Reguler ke 126 TA. 2025 Kodim 0727/Karanganyar di Desa Bandardawung Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Kamis 09 Oktober 2025.

Kapten Inf Deswanto Pasiter Kodim pada saat memimpin apel pagi mengatakan, apel pagi merupakan sarana pengecekan personel, penyampaian informasi penting sekaligus pembagian tugas bagi anggota satuan tugas TMMD.

Pasiter menegaskan bahwa apel pagi ini kewajiban seluruh personel yang tergabung dalam Satgas TMMD. Apel pagi ini rutin dilakukan di setiap pagi sebelum seluruh personel Satgas TMMD memulai bekerja. Mengingat sedemikian pentingnya apel ini, maka setiap Prajurit wajib mengikutinya.

Tidak hanya itu Kapten Deswanto menekankan agar personel Satgas TMMD Reg 126 memaksimalkan capaian pengerjaan sasaran fisik hari ini. Perhatikan faktor keamanan dalam bekerja dan hindari pelanggaran sekecil apapun,"pungkasnya.(Pen27)

Inspektur Upacara Periksa Pasukan Satgas TMMD Reg 126

KARANGANYAR — Bertempat di lapangan desa Bandardawung kecamatan Tawangmangu, Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di buka, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Resmi Bupati Karanganyar Buka TMMD Reguler ke 126 Di Bandardawung

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di lapangan desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Tari Gedrug Bandardawung Meriahkan Pembukaan TMMD Reguler 126 Kodim 0727/Karanganyar

KARANGANYAR — TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 di Desa Bandardawung Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar di buka oleh Bupati Karanganyar pada hari Rabu 08 Oktober 2025.

Pembukaan TMMD Reguler ke 126 tersebut dimeriahkan dengan hiburan Tari Gedrug desa Bandardawung.

TMMD Reguler ke-126 digelar di salah satu kawasan pertanian organik di wilayah Kabupaten Karanganyar, tepatnya di desa Bandardawung kecamatan Tawangmangu. TMMD Reguler ke 126 ini digelar selama 30 hari terhitung mulai 08 Oktober hingga 06 November 2025.(Pen27)

Anak Sekolah Antusias Sambut Pembukaan TMMD Reg 126 Desa Bandardawung

KARANGANYAR – Program TMMD Reguler ke-126 Kodim 0727/Karanganyar Tahun 2025 yang dilaksanakan di Desa Bandardawung Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar resmi dibuka. Rabu (08/10/25).

Kedatangan rombongan disambut meriah oleh anak-anak sekolah, baik anak-anak SD dan warga masyarakat, Mereka berbaris di sepanjang jalan menuju lokasi TMMD Reg 126. Sambil berdiri mereka membawa bendera merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Mereka tampak antusias dan semangat melihat banyaknya rombongan TNI dan Pemda Kabupaten Karanganyar serta seluruh lapisan masyarakat yang akan mengikuti upacara pembukaan TMMD Reguler 126 Tahun 2025 Kodim 0727/Karanganyar.

Selama satu bulan masyarakat bergabung dengan anggota TNI, dalam hal ini satgas TMMD yang melaksanakan kegiatan, baik sasaran fisik maupun nonfisik. Banyak hal baru yang diperoleh selama bersama terutama anak-anak sekolah, mereka banyak mendapat wawasan baru dengan adanya TMMD di desanya,selain itu hubungan emosional antara masyarakat dan TNI secara tidak langsung terjalin dengan baik.(Pen27)

Dandim Karanganyar Tinjau Basar TMMD Reg 126

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di lapangan desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Penanaman Pohon Dalam Rangka Pembukaan TMMD Reg 126

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di lapangan desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Penandatanganan Naskah TMMD Reg 126 Desa Bandardawung

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di lapangan desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Pasiter Kodim Karanganyar Bacakan Laporan TMMD Reg 126

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di lapangan desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Rabu, 08 Oktober 2025

Resmi TMMD Reguler Ke 126 Desa Bandardawung Di Buka

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di lapangan desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Ditandai Pukul Kentongan Bupati Karanganyar Resmi Buka TMMD Reguler Ke 126 Bandardawung

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di lapangan desa Bandardawung, kecamatan Tawangmangu, Rabu (8/10/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan Pemkab Karanganyar ini dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Pembukaan TMMD Reguler ke-126 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar selaku inspektur upacara, menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun infrastruktur guna memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Rober Christanto menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, Desa Bandardawung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan wisata, namun masih terkendala akses jalan.

TMMD ini menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan penghubung ini akan membuka akses ekonomi, pertanian, dan wisata seperti gunung gamping serta wisata religi di Bandardawung," ujar Rober.

Dia menegaskan, program TMMD sejalan dengan visi Kabupaten Karanganyar untuk menjadi daerah wisata dan pertanian unggulan.

"Gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dalam membangun daerah," tandasnya.

Melalui program TMMD Reguler ke-126 ini, pemerintah daerah dan TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Karanganyar, khususnya di Desa Bandardawung dan sekitarnya.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla menyampaikan, kepada seluruh warga masyarakat agar bersatu padu bersama TNI dengan semua kalangan untuk bergotong royong mengerjakan program ini. Hal itu dilakukan agar target pembangunan TMMD Reg ke 126 ini dapat selesai dengan baik maksimal dan memuaskan bagi semua pihak dan masyarakat.

Kepala Desa Bandardawung Sunarno menuturkan, pembangunan jalan penghubung antara Dusun Pelas dan Dusun Jabal Kanil sepanjang 1.160 meter dengan lebar 4 meter semula direncanakan menggunakan dana desa atau dari APBD Kabupaten Karanganyar.

Namun, setelah mendapat program TMMD, seluruh pekerjaan kini ditangani oleh TNI bersama masyarakat.

"Dulu hanya jalan tanah biasa. Sekarang, dengan TMMD, jalannya bisa dibeton dan lebih layak dilalui kendaraan. Kabupaten dan desa tentunya bisa menghemat sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan tersebut," ujar Sunarno.

Dia menambahkan, antusiasme warga begitu besar. Sebanyak 38 warga rela menghibahkan tanah miliknya untuk memperlancar pembangunan jalan tersebut.

"Kami ajukan ke pemerintah, lalu disetujui masuk program TMMD. Ini berkah besar bagi desa," imbuhnya.

Pasiter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Deswanto menyebut total anggaran kegiatan TMMD Reguler ke-126 mencapai Rp 1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan makadam dan betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter, pembuatan talud, jembatan bentang 3 meter, gorong-gorong, serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembuatan sumur air bersih.

Sementara kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme, dan penyuluhan narkoba.

Hingga pelayanan administrasi masyarakat dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.(Pen27)

Sabtu, 04 Oktober 2025

Dandim Karanganyar Pimpin Ziarah Dalam Rangka HUT TNI Ke 80 Tahun 2025

KARANGANYAR - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr. Opsla., Menjadi Inspektur Upacara pada  Upacara Ziarah Nasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 80 Tentara Nasional Indonesia, bertempat di Taman Makam Pahlawan Darma Tunggal Bhakti Karanganyar, Jum'at (03/10/2025).

Kegiatan ziarah yang dipimpin oleh Komandan Kodim Karanganyar ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT TNI ke-80 Tahun 2025 dengan tema "TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju".

Pada kesempatan tersebut Letkol Dhanang menyampaikan, bahwa Ziarah memperingati HUT TNI Ke-80 ini dilaksanakan untuk mengenang, menghormati, meneladani jasa-jasa dan perjuangan para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah gugur membela dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Melalui ziarah ini diharapkan dapat menginspirasi generasi penerus bangsa, dimana semangat juang, semangat kebangsaan para Pahlawan akan selalu terpatri di dada setiap insan Indonesia dan menjadi kebanggaan sepanjang masa," kata Dandim.

Menurut Dandim, pada Peringatan HUT TNI ke-80 Tahun 2025 ini memiliki makna, bahwa TNI sejatinya tidak lahir dan terbentuk secara tiba-tiba, akan tetapi TNI lahir bersama berdirinya negara. Dimana pada awal kemerdekaan sebelum negara ini merdeka banyak laskar dan pejuang yang secara sukarela merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini.

"Melalui ziarah ini pula, diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa suatu waktu kita akan terbaring seperti ini, sehingga terpacu untuk terus memperbaiki diri dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan beramal sholeh," pungkas Dandim.(Pen27)

HUT TNI ke 80 Kodim Karanganyar Gelar Ziarah Ke TMP Darma Tunggal Bhakti

KARANGANYAR - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr. Opsla., Menjadi Inspektur Upacara pada  Upacara Ziarah Nasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 80 Tentara Nasional Indonesia, bertempat di Taman Makam Pahlawan Darma Tunggal Bhakti Karanganyar, Jum'at (03/10/2025).

Kegiatan ziarah yang dipimpin oleh Komandan Kodim Karanganyar ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT TNI ke-80 Tahun 2025 dengan tema "TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju".

Pada kesempatan tersebut Letkol Dhanang menyampaikan, bahwa Ziarah memperingati HUT TNI Ke-80 ini dilaksanakan untuk mengenang, menghormati, meneladani jasa-jasa dan perjuangan para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah gugur membela dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Melalui ziarah ini diharapkan dapat menginspirasi generasi penerus bangsa, dimana semangat juang, semangat kebangsaan para Pahlawan akan selalu terpatri di dada setiap insan Indonesia dan menjadi kebanggaan sepanjang masa," kata Dandim.

Menurut Dandim, pada Peringatan HUT TNI ke-80 Tahun 2025 ini memiliki makna, bahwa TNI sejatinya tidak lahir dan terbentuk secara tiba-tiba, akan tetapi TNI lahir bersama berdirinya negara. Dimana pada awal kemerdekaan sebelum negara ini merdeka banyak laskar dan pejuang yang secara sukarela merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini.

"Melalui ziarah ini pula, diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa suatu waktu kita akan terbaring seperti ini, sehingga terpacu untuk terus memperbaiki diri dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan beramal sholeh," pungkas Dandim.(Pen27)

Kapten Arm Suratman Menjadi Komandan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr. Opsla., diwakili Kepala Staf Kodim Mayor Cba Hartono bersama Forkopimda Karanganyar melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, bertempat di halaman Kantor Bupati Kabupaten Karanganyar, Rabu 01 Oktober 2025.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momentum untuk mengenang peristiwa bersejarah dalam mempertahankan ideologi bangsa, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah tantangan zaman.

Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, SE, MM bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipimpin Kapten Arm Suratman dari Kodim 0727 Karanganyar. Peserta upacara terdiri dari jajaran Kodim 0727/Karanganyar, Polres Karanganyar, Satpol PP, BPBD, Dishub, Setda, BKPSDM, Diskominfo, perwakilan ormas, serta pelajar OSIS dari sekolah di wilayah Karanganyar.

Dalam rangkaian acara, Bupati Karanganyar menyerahkan secara simbolis SK Kenaikan Pangkat periode 1 Oktober 2025 kepada ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar. Sebanyak 165 ASN menerima kenaikan pangkat dengan rincian: Golongan I (8 orang), Golongan II (29 orang), Golongan III (98 orang), dan Golongan IV (30 orang).

Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, momentum ini semakin memotivasi ASN untuk meningkatkan profesionalisme, menjadi teladan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya peringatan sejarah, tetapi juga pengingat akan komitmen kita menjaga persatuan bangsa dan membangun Karanganyar yang lebih maju.(Pen27)

Pemkab Karanganyar Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr. Opsla., diwakili Kepala Staf Kodim Mayor Cba Hartono bersama Forkopimda Karanganyar melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, bertempat di halaman Kantor Bupati Kabupaten Karanganyar, Rabu 01 Oktober 2025.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momentum untuk mengenang peristiwa bersejarah dalam mempertahankan ideologi bangsa, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah tantangan zaman.

Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, SE, MM bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipimpin Kapten Arm Suratman dari Kodim 0727 Karanganyar. Peserta upacara terdiri dari jajaran Kodim 0727/Karanganyar, Polres Karanganyar, Satpol PP, BPBD, Dishub, Setda, BKPSDM, Diskominfo, perwakilan ormas, serta pelajar OSIS dari sekolah di wilayah Karanganyar.

Dalam rangkaian acara, Bupati Karanganyar menyerahkan secara simbolis SK Kenaikan Pangkat periode 1 Oktober 2025 kepada ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar. Sebanyak 165 ASN menerima kenaikan pangkat dengan rincian: Golongan I (8 orang), Golongan II (29 orang), Golongan III (98 orang), dan Golongan IV (30 orang).

Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, momentum ini semakin memotivasi ASN untuk meningkatkan profesionalisme, menjadi teladan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya peringatan sejarah, tetapi juga pengingat akan komitmen kita menjaga persatuan bangsa dan membangun Karanganyar yang lebih maju.(Pen27)

Kodim 0727 Karanganyar Gelar Do'a Bersama Dalam Rangka HUT TNI Ke 80

KARANGANYAR — Anggota Kodim 0727/Karanganyar melaksanakan do'a bersama dalam rangka HUT TNI ke-80 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-75 tahun 2025 di Mushola Al-Ikhlas Makodim, Sabtu 04 Oktober 2025.

Acara ini merupakan bentuk syukur dan harapan agar TNI terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara. HUT TNI ke 80 ini mengambil tema,"TNI PRIMA, TNI RAKYAT, INDONESIA MAJU".

Do'a bersama juga bertujuan untuk mendo'akan kepada Prajurit TNI dari Kodim 0727/Karanganyar yang mengikuti pelaksanaan puncak peringatan HUT ke-80 TNI yang akan diadakan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025), berjalan dengan aman dan lancar.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla., menyampaikan, bahwa do'a bersama ini bukan hanya sebagai wujud syukur, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi seluruh Prajurit TNI.

Kami berharap, melalui do'a bersama ini, solidaritas dan semangat juang kita semakin kuat dalam menjalankan tugas negara serta mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,"ujar Letkol Inf Dhanang.(Sw-Kra27)

Ronda Malam, Perkuat Kamtibmas dan Kerukunan Antarumat Beragama

KARANGANYAR — Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah binaan, anggota Koramil 11/Kerjo Kodim 0727/Karanganyar...